Buku ini disusun sebagai buku ajar yang menjadi Buku ini acuan bagi satuan acara perkuliahan untuk mahasiswa baik S1, S2, S3 ataupun masyarakat yang akan memperdalam spesialisasi Ilmu dan Teknologi Pangan di lingkungan Perguruan Tinggi maupun di lembaga-lembaga pendidikan dan penelitian lainnya. Buku ini juga dipersiapkan untuk dapat B membantu dalam penyusunan penentuan ataupun pelaksanaan …
Setiap negara memiliki ciri khas kuliner masing-masing, terutama dalam hal peralatan, bahan makanan, teknik pengolahan, bumbu yang digunakan, maupun cara menghidangkan dan kebiasaan makan. Buku ini memberikan gambaran tentang gizi kuliner di beberapa negara, khususnya terkait makanan Kontinental, Oriental, dan Timur Tengah.
Status gizi dapat diukur melalui dua cara, yaitu dengan cara langsung dan ntidak langsung. Survai konsumsi gizi adalah salah satu penilaian status gizi secara tidak langsung. Dewasa ini, survai konsumsi gizi banyak digunakan terutama dalam riset dan berbagai jenis survai baik sekala internasional dan nasional. Pemakaian survai konsumsi tersebut antara laian: riset kesehatan dasar (Riskesdas), s…
Protein berfungsi untuk pertumbuhan. Selain itu, protein juga berfungsi sebagai katalisator, sebagai pengangkut dan penyimpan molekul lain, mendukung sistem kekebalan tubuh, menghasilkan pergerakan tubuh, dan sebagai transmitor gerakan saraf. Buku ini menjelaskan protein secara mendalam, mulai dari pengertian, sifat, fungsi, sumber, dan lain-lain.
Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan maraknya penyakit degeneratif telah mendorong masyarakat untuk berperilaku sehat termasuk dalam hal konsumsi pangan. Pada saat ini paradigma konsumsi pangan tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan nutrisi dasar tetapi juga menyehatkan yang disebabkan kandungan senyawa bioaktif dalam pangan tersebut. Hal ini yang mendorong perkembanga…
dr. I.K.G. Suandi, Sp.A. lahir di Denpasar, Bali. Lulus pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar (1977), dan pendidikan Dokter Spesialis Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (1992). Penulis berpengalaman sebagai Dokter Inpres di Puskesmas Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (1977-1979), Dokter Pimpinan Puskesmas Bajera, K…
Pembahasan dari isi buku ini adalah aspek persiapan pemasakan, sanitasi bahan makanan sampai penyajian makanan Indonesia serta dasar penyusunan menu Indonesia, masakan daerah dan peristiwa khusus (pesta, darmawisata dan selamatan/ tumpengan). Dilengkapi dengan penjelasan mengenai peralatan, gamish, makanan pokok, lauk nabati, lauk hewani, sayur, buah, minuman dan makanan kecil.
Buku ajar ini disusun agar dapat memperkaya referensi mengenai Ekonomi Pangan dan Gizi. Dengan adanya buku ini diharapkan pembaca lebih mudah memahami Ekonomi Pangan dari aspek mikro maupun makro ekonomi yang dikaitkan dengan gizi.
Buku ajar ini bertujuan memberikan gambaran dasar mengenai kebutuhan gizi, kandungan zat gizi, serta kesehatan manusia. Dalam buku ini, mahasiswa dapat mempelajari lebih lanjut mengenai kebutuhan zat gizi individu dan kelompok, memahami zat gizi mikro dan makro, keseimbangan elektrolit di dalam tubuh, menghitung AKG (Angka Kebutuhan Gizi), memahami pedoman gizi seimbang dan penerapannya dalam k…
BAGIAN I UMUM BAB 1 Alur Pelayanan Gizi Pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan BAB 2 Pedoman Gizi Seimbang BAB 3 Konsep Proses Asuhan Gizi Terstandar BAGIAN II STANDAR MAKANAN RUMAH SAKIT BAB 4 Standar Mutu Makanan Rumah Sakit BAB 5 Bentuk Makanan Rumah Sakit Bab 6 Standar Makanan Khusus
Buku Anemia: Masalah Gizi pada Remaja Wanita ini membahas Pertumbuhan Remaja, Kebutuhan Zat Besi untuk Remaja, Penyebab dan Akibat Anemia, Peran Vitamin dalam Metabolisme Zat Besi, Penilaian Status Zat Besi, Tinjauan Studi efikasi Suplementasi Zat Besi, Konsumsi Pangan dan Asupan Zat Gizi pada Remaja, dan Program Pemberantasan Anemia. DAFTAR ISI Pendahuluan Pertumbuhan Remaja Kebutuhan …
Di bidang ilmu dan teknologi pangan saat ini antioksidan menjadi fokus perhatian para ahli karena aplikasinya dapat mencegah kerusakan oksidatif lemak dan pangan berlemak sehingga antioksidan dapat meningkatkan umur simpan pangan. Selain itu, aplikasi antioksidan juga dapat memberi manfaat kesehatan karena diketahui bahwa penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, penuaan, dan katarak berhub…
Aspek penanganan bahan pangan sangat diperlukan dalam hal ini agar kondisi bahan pangan yang dipanen dapat tetap bisa dikonsumsi dengan kadar nutrisi yang masih baik dan segar. Perlu tatacara pengolahan pangan serta pengawetan yang baik untuk menjaga kualitas serta kuantitas bahan pangan tetapi diperoleh. Keutamaan pengolahan tersebut bertujuan untuk menjaga umur simpan serta menjaga kadar gizi…