Text
BASIC & CLINICAL PHARMACOLOGY
Perkembangan pusat belanja mengalami peningkatan pesat, baik dilihat dari sudut bentuk atau fungsinya maupun dari sudut jumlah. Pusat belanja yang mempunyai fungsi awal sebagai tempat belanja dengan berbagai jenis pilihan, sekarang telah berubah fungsi sebagai pusat hiburan, belanja, rekreasi, exhibition atau pameran. Akan tetapi, pada kenyataannya kita melihat banyak ruang toko yang kosong.
Ruang toko yang kosong tidak hanya terlihat pada pusat belanja lama yang ditinggalkan pemiliknya, tapi dapat pula dilihat dari kios/toko yang masih kosong pada pusat-pusat belanja yang baru berdiri. Penyebabnya diduga ruang toko tersebut belum terjual semua karena harga cukup tinggi, sudah terjual tapi pemilik belum menemukan penyewa yang akan menyewa kembali kios/tokonya, pemilik ruang toko belum mau membuka kios/tokonya karena pengunjung masih sepi, service charge terlalu tinggi, atau tidak ada penyewa utama (anchor tenant) sehingga diduga konsumen tidak tertarik untuk mengunjungi pusat belanja tersebut.
Hal ini mungkin disebabkan oleh antara lain para pemilik atau penyewa ruang toko tidak merasa adanya suatu keterikatan atau ketergantungan dengan para pengelola pusat belanja (customer dependency). pengelola pusat belanja disinyalir belum dapat memberikan nilai yang superior kepada para pelanggan bisnisnya (superior customer business value), belum mempertimbangkan siapa dan apa yang dibutuhkan oleh pasarnya, belum bisa mengelola kerelasian dengan pelanggan bisnisnya, dan disinyalir pula kinerja bauran pemasaran pengelola pusat belanja masih dirasakan kurang efektif.
Oleh sebab itu, pengelola pusat belanja dituntut untuk dapat memelihara hubungan dengan pelanggan bisnis sehingga mereka dapat merasakan bahwa kesuksesannya dalam bisnis akan tergantung dari pengelolaan pusat belanja. Pengelola pusat belanja yang dapat menunjukkan kinerja bauran pemasaran jasa (service marketing mix) dan mengelola kerelasian pelanggan (customer relationship management) akan memberikan nilai pelanggan bisnis (customer value) yang superior. Implikasi lebih lanjut akan berdampak pada keterikatan pelanggan bisnis (customer dependency) pada perusahaan pengelola sewa ruang toko pada pusat belanja.
| 20012026038 | R 615.1 BAS b c 1.1 | Rak G : 600 - 699 Technology and Applied Sciences ( Teknologi dan Ilmu-Ilmu Terapan ) (Rak G) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain