PERPUSTAKAAN Universitas Kusuma Husada Surakarta (NPP : 3372052D2019200)

  • Beranda
  • Informasi
  • News
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesia Bahasa Jepang Melayu Persia Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Defisiensi Yodium Zat Besi dan Kecerdasan (Edisi Warna)

Art Original

Defisiensi Yodium Zat Besi dan Kecerdasan (Edisi Warna)

Sudargo, Toto - Personal Name; Nur Aini Kusmayanti - Personal Name; Hidayati, Nurul Laily - Personal Name;

Sebelum ilmu pengetahuan berkembang, orang ingin makan dan minum karena merasakan lapar dan haus. Mereka belum tahu fungsi dari makanan yang mereka makan. Kemudian ketika ilmu tentang penyakit mulai berkembang maka barulah diketahui bahwa ada berbagai macam zat yang ada di dalam makanan yang jika tubuh mengalami kekurangan maka akan timbul berbagai macam penyakit. Zat-zat dalam makanan tersebut selanjutnya kita kenal dengan zat gizi.

Ternyata jauh sebelum masehi sudah ada ilmuwan yang menghubungkan makanan dengan kesehatan. Dia adalah filosof terkenal dari Yunani bernama Hippocrates (460–377 SM), yang juga dikenal sebagai Bapak Ilmu Kedokteran. Pada salah satu tulisannya Hippocrates berspekulasi tentang peran makanan dalam “pemeliharaan kesehatan dan penyembuhan penyakit” yang menjadi dasar perkembangan ilmu dietetika yang belakangan dikenal dengan “Terapi Diit’.

Perkembangan selanjutnya terjadi pada abad ke-16, saat itu berkembang paham bahwa makanan tidak hanya untuk pemeliharaan kesehatan yang dapat dicapai dengan pengaturan makanan tetapi ada hubungan antara makanan dan panjang umur. Beberapa pelopor paham tersebut adalah Cornaro, yang hidup lebih dari 100 tahun (1366–464) dan Francis Bacon (1561–1626) berpendapat bahwa “makan yang diatur dengan baik dapat memperpanjang umur”.

Penemuan tentang makanan muncul pada abad ke-17 tentang hubungannya dengan kesehatan, tetapi penemuan itu belum dirancang secara ilmiah. Pada abad ke-18 berbagai penemuan ilmiah dimulai, termasuk ilmu-ilmu yang mendasari ilmu gizi. Satu di antaranya yang terpenting adalah penemuan adanya hubungan antara proses pernapasan yaitu proses masuknya O2 ke dalam tubuh dan keluarnya CO2, dengan proses pengolahan makanan dalam tubuh oleh Antoine Laurent Lavoisier (1743–1794).


Ketersediaan
04112020015613. 2 Sud s A1Tandon Rak 11 C (R 11 C)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
04112020016613. 2 Sud s A2Rak G : 600 - 699 Technology and Applied Sciences ( Teknologi dan Ilmu-Ilmu Terapan ) (R G)Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
613. 2 Sud s A
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
ix, 167 hlm.: ilus.; tab.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-386-056-2
Klasifikasi
613. 2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Yodium-- Nutrisi
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

You must be logged in to post a comment

PERPUSTAKAAN Universitas Kusuma Husada Surakarta (NPP : 3372052D2019200)
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area
  • View My Stats

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.


Social Media

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer science, information & general works
  • Philosophy & psychology
  • Religion
  • Social sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied sciences
  • Arts & recreation
  • Literature
  • History & geography
Advanced Search